BERSYUKUR…MENYAMBUT KELAHIRAN SI BUAH HATI…

17 10 2008

berita sms kelahiran masuk…baby-nya casper, ulfa, kiwong, catur, adik ipar…semoga Allah segera berikan kembali nikmat amanah ini kepadaku ya, amiiin…

saat sibuah hati terlahir…puji dan ikhtiar syukur tak terhingga kepada Allah Yang Maha Pencipta…

1. Berikan azan dan ikamah saat tarikan nafas pertama
Rasulullah saw bersabda “orang yang melahirkan bayi, lalu berazan di
telinga kanannya dan berikamah ditelinga kirinya, bayi itu tidak akan
direpotkan Ummu as-Shibyan”. (Imam Baihaqi) Ummu Sibyan adalah bau/
angin yang menentang terhadap anak dan kemungkinan menakutkan anak.

2. Segera memilihkan nama yang baik.
Islam memperhatikan perasaan anak akan kemuliaan dan harga dirinya,
yaitu dengan memilih nama yang disukainya. Rasulullah saw bersabda
`Sesungguhnya pada hari kiamat kelak kalian semua akan dipanggil
dengan nama-namamu dan nama orangtuamu. Maka perbaguslah nama-nama
kalian'” (HR Abu Dawud)

3. Aqiqah-kan : sembelihkan kambing 2 ekor untuk bayi laki-laki, dan
1 ekor untuk bayi perempuan. Sebagaimana Allah titahkan aqiqah dan
mencontohkan melalui Nabi Ibrahim dan Ismail. Tujuannya adalah untuk
menebus bayi kita kepada Allah untuk kita rawat didik besarkan di
dunia ini. Dinamakan aqiqah, dan harus ditunaikan paling lambat hari
ke-7 setelah kelahiran, jika melewati hukumnya sidqah. Insyaallah
diberi kemudahan rizki, amin. Pada saat aqiqah, segera laksanakan juga:

a. Taqliq : mengoleskan madu / remasan kurma kepada lidah bayi oleh
orang yang pintar nan shalih. Sebagaimana rasul lakukan kepada
bayi-bayi, tujuannya supaya si bayi menjadi orang sepintar nan shalih
orang yang mentaqliq-kan.

b. Wajib membersihkan / menggunduli semua rambut yang dibawa sejak
lahir, karena pada hakikatnya adalah rambut kotoran, sehingga anak
memulai kehidupan dengan bersih. Banyak orang yang tidak melakukan
tersebut, karena sayang rambut bayi lebat dan tidak pantas dilihat.
Jangan demikian ya, karena kita lebih baik disayang Allah, dan insya
Allah rambut bayi akan tumbuh lagi dengan cepat bahkan lebih indah.

c. Semua rambut tadi dikumpulkan, ditimbang, misal diperkirakan dapat
2 gr, maka segera bersedekah kepada yang berhak senilai minimal 2 gr
emas. Segalah jimat adalah haram termasuk rambut bayi, jadi langsung
dibuang saja.

4. Berikan ASI selama minimal 2 tahun lamanya, sebagaimana Allah
perintahkan dalam Al-quran. Selain itu, semua penelitian medis
menyatakan bahwa ASI adalah terbaik untuk pertumbuhan fisik mental IQ
EQ SQ anak. Maka anjurannya adalah, 6 bulan berikan ASI ekslusif
(saja) tanpa makanan apapun, setelah 6 bulan – 24 bulan berikan ASI +
makanan lainnya. Berat? memang, dan perlu daya juang tinggi sang ibu
serta dukungan sang ayah, namun adakah sejuta alasan jika Allah
janjikan kebaikan dan pahala didalam setiap perintahnya?

5. Membangun akidah anak. Mengapa ? Karena anak adalah satu-satunya
investasi (akhirat) dengan keuntungan tertinggi bagi orang tuanya.
Beberapa perintah dan contoh Rasulullah untuk motivasi kita,
Rasulullah bersabda :

a. “Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah (suci). Kedua
orangtuanyalah yang akan membentuknya menjadi seorang Yahudi, atau
Nasrani, maupun Majusi (HR. al Bukhari)

b. “Kalian semau adalah penggembala (pemimpin) dan bertanggung jawab
atas segala yang dipimpinnya. Seorang imam menjaga dan1
mempertanggungjawabkan rakyatnya. Seorang pria menjaga keluarga dan
mempertanggungjawabkan anggota keluarganya. Seorang wanita adalah
penjaga dalam rumah suaminya dan mempertanggungjawabkan apa yang
dijaganya. Seorang pembantu menjaga harta tuannya dan
mempertanggungjawabkan harta yang dijaganya. Dan kalian semua adalah
pemimpin yang mempertanggungjawabkan apa yang dipimpinnya” (HR Ibnu Umar)

c. “Sesungguhnya seorang hamba akan diangkat derajatnya di surga. Dia
berkata “wahai tuhanku, atas dasar apa aku menerima semua ini? Allah
menjawab “Karena permintaan ampunan dosa dari anakmu” (HR Ahmad)

d. “Jika anak adam telah mati, terputuslah pahala amalannya, kecuali
tiga perkara : sedekah jariyah, atau ilmu yang bermanfaat, atau anak
saleh yang mendoakannya “(HR Muslim)

e. Sebuah hadis diriwayatkan bahwa nabi saw bersabda “…orang yang
mengajarkan al Quran, kedua orangtuanya akan dipanggil, lalu
dipakaikan perhiasan yang cahayanya menyinari seluruh wajah penduduk
surga”
Caranya bagaimana ? sebagai orangtua, kelahiran si buah hati adalah
keikhlasan menerima tugas tugas yang lebih berat, bukan sekedar
bekerja keras mencukupkan sandang pangan papan, namun berlomba terus
belajar, baca buku, seminar, bergaul dan menimba ilmu pada orang yang
lebih berpengalaman dan shalih, berjuang menjadi muslim yang lebih
baik..coz all babies, they duplicate us, their parents…

– Teteh –

Iklan




WALAU SURGA DITELAPAK KAKI IBU, NAMUN AYAH ITU MENAKJUBKAN

17 10 2008

“Bu, Ayah itu Bapa atau Aki (Kakek) ? “
“Nak, keduanya benar, Bapa itu ya ayahmu, Aki itu ya ayahnya ibu, bapa-nya ibu”
“Oh…gitu ya bu “ dia lalu teruskan mengunyahnya…ah putri kecilku yang bawel , sekarang kau membuat ibu teringat sosok ayah yang sekarang sudah keriput dan membungkuk…
ayah, dia selalu bilang jika aku harus lebih baik darinya, dalam beribadah..

Ayah, dia hanya menyuruh mengerjakan pekerjaan yang aku sukai…dia sering membiarkan aku menang dalam permainan ular tangga…hanya 3 dari ratusan lembar fotoku, dia muncul di Album foto..dia selalu tepat janji !

Ayah, dia yang menjahitkan mata si buncil bonekaku…

Ayah, dia yang punya seribu rencana saat ibuku hamil..membuat revisi-revisi…bahkan dia yang meyakinkanku untuk melakukan hal mustahil di kolam renang, untuk mengapung dan melepaskanku…

Ayah, dia yang saat serius saat aku mendapat surat cinta dikelas 4 SD, tapi dimata teman-temanku dia sangat lucu dan menyayangi…kadang dia suka menyalahkan tukang cukur yang terlalu banyak menggunting rambut di puncak kepalanya…

Ayah, dia suka memelihara janggutnya, meski telah memutih dan diomeli ibu, katanya agar aku bisa melihat para malaikat bergelantungan di sana…dan agar aku selalu bisa mengenalinya kalau menjemput di gerbang sekolah…

Ayah, dia selalu senang membantu menyelesaikan PR ku, kecuali matematika…dia memang lambat mendapat teman, tapi dia bersahabat seumur hidup…dia senang jika diminta ibu antar belanja, dan tetap tersenyum walau harus menunggu sabar berjam-jam di parkiran…dia juga suka lamban dan menunda membawa mobil ke bengkel, karena ia merasa dapat memperbaiki sendiri segalanya…

Ayah, dia kadang menyingkirkan ibu di dapur, membuat mi rebus dan telur dadar…dia punya rumus dan formula racikan sendiri, hanya dia yang tahu…hasilnya tidak terlalu mengecewakan

Ayah, dia terlihat aneh jika memegang sapu..tapi dia bisa belajar dengan cepat menghibur ibu yang terlalu letih..

Ayah, dia sangat senang kalau kami komplit berkumpul makan malam…dia paling tahu bagaimana mendorong ayunan cukup tinggi untuk membuatku senang tapi tidak takut…dia senang memberiku tempat duduk terbaik dibahu dan pahanya…dia tidak menangis seperti ibu saat aku sakit typhus, tapi dia tidak akan tidur semalaman untuk siaga…dia bandel menjemputku pulang sekolah saat SMA, walau aku sudah bilang malu dan jangan, itulah ungkapan rasa tidak setujunya…

Ayah, demi Allah dia murah hati…dia lupa apa yang dia mau, supaya bisa memberi apa yang aku butuhkan…dia tidak pernah memberikanku seri buku cerita terbaru, lalu membacakannya jika aku sulit mengeja…keningnya mengkerut karena berpikir keras untuk membayar SPP dan tumpukan tagihan les ku…dia berhenti merokok karena permintaanku…dia mengangkat berat beban bahu ibuku, dan bahuku…sampai detik ini…

Ayah, dia tidak pernah marah tapi mukanya merah padam…dia hanya menyalamiku saat harus ku pergi ke luar kota untuk belajar, karena aku yakin tak akan pernah bisa melepaskan jika sampai dia memelukku..

Ayah, dia merasa gaji kerjaku terlalu kecil untukku, dan selalu menambahnya…dia tidak suka meneteskan air mata, kecuali saat aku dinikahkannya…

Untuk adik lelakiku, dia selalu berkata ” jadilah lebih kuat dan tegar daripadaku, pilihlah ibu untuk anak-anakmu kelak wanita yang lebih baik dari ibumu, berikan yang lebih baik untuk menantu dan cucu-cucuku, daripada apa yang yang telah ku beri padamu”

Untukku, dia pernah berkata “jangan cengeng meski kau seorang wanita, jadilah selalu bidadari kecilku dan bidadari terbaik untukku anak-anakmu kelak! Semoga kau dianugrahi lelaki yang lebih bisa melindungimu melebihi perlindunganku, tapi jangan pernah kau gantikan posisiku ya..”

Ayah, dia pernah bilang takkan pernah menghalangiku mencintai Allah, bahkan dia selalu membentangkan seribu jalan untuk bertamu ke Baitullah dan menggapai cinta-Nya, karena dia mencintaiku karena cinta Allah…

untuk setiap peluh yang kau teteskan…untuk setiap kerut dahimu yang tak sempat kuhitung…untuk setiap jaga sepanjang malam ketika aku sakit dan ketika kau merindukanku…untuk mi rebus paling lezat sedunia, untuk tempat duduk terbaik di bahumu yang begitu kekar…untuk tetes “air mata lelaki “yang begitu mahal…untuk kepercayaanmu meski seringkali kuhianati… rasanya tak kan pernah terbalas olehku, kecuali dengan Jazakallah bil jannah…semoga Allah gantikan semuanya dengan surga, semoga bisa kubayar dengan surga yang Engkau beri Ya Allah, semoga.”

– teteh –