Seorang Wanita Bernama IBU

18 02 2011

Bersabar….saat tertekan

Tersenyum….saat hati menangis

Diam….saat diteror, difitnah, dan dihinakan

Penuh pesona…..saat memaafkan

Satria…..saat ditempa kesulitan

Kuat……dalam doa dan harapan

Jihad fisabilillah membela akidah dan anak-anaknya

Itulah seorang wanita bernama IBU

– TehLeni –

“Dan Kami perintahkan kepada manusia agar berbuat baik kepada orang tuanya, ibu telah mengandung dalam keadaan lemah yang bertambah lemah dan menyapih dalam dua tahun, bersyukurlah kalian kepada-Ku dan kepada orang tuamu. Hanya kepada-Ku lah kalian kembali” [Luqman 14]

“Sungguh wanita diciptakan dari tulang rusuk. Dan sungguh bagian yang paling bengkok dari tulang rusuk adalah yang paling atasnya. Bila kau ingin meluruskan, kau akan mematahkannya. Bersenang-senanglah dengannya jika kau ingin, namun padanya ada kebengkokan (HR Bukhari 3331 Muslim 3632)

“Dan bergaullah kalian (para suami) dengan mereka (para istri) secara patut” (An Nisa 19)

“Dan para istri memiliki hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma’ruf” (Al Baqarah 228)

“Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarga (istri)nya. Dan aku adalah orang yang paling baik diantara kalian terhadap keluarga (istri)ku” (Tafsir Al Quranil Azhim 2/173)

“Bila kalian (para suami) tidak menyukai mereka (para istri), maka bersabarlah karena mungkin kalian tidak menyukai sesuatu padahal ALlah menjadikan padanya kebaikan yang banyak” (An Nisa 19)

“Janganlah seorang mukmin membenci seorang mukminah, jika ia tidak suka satu tabiat/ perangainya maka (bisa jadi) ia ridha (senang) dengan tabiat/ perangai yang lain” (HR Muslim 1469)

“Jika kalian ingin mengganti istri kalian dengan istri yang lain, sedang kalian telah memberikan kepada seseorang diantara mereka harta yang banyak, maka janganlah kalian mengambil kembali sedikitpun dari harta tersebut. Apakah kalian akan mengambilnya kembali dengan jalan tuduhan yang dusta dan dengan menanggung dosa yang nyata? Bagaimana kamu akan mengambilnya kembali, padahal sebagian kamu telah bergaul (bercampur) dengan yang lain sebagai suami-istri. Dan mereka (isteri-isterimu) telah mengambil dari kamu perjanjian yang kuat” (An Nisa 20-21)

Iklan

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: