INDAHNYA ITIKAF RAMADHAN : SERI 3 : BANCI FOTO

21 10 2008

Entahlah…itikaf malam terakhir ini begitu LENGGANG…setelah tarawih,
putriku menghilang cari bapaknya dikerumunan jamaah
ikhwan…lebih kurang hanya 100-an jamaah yang terlihat bertahan KEMPING
di masjd Pusdai Bandung seluas bangunan 5 hektar ini…beda dari 9 malam
sebelumnya, khususnya dimalam ganjil yang padat membludak…

Padahal, sebagaimana istri beliau Ummul Mu’mini Aisyah berkata
“Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam sangat bersungguh-sungguh
pada sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan, melebihi kesungguhan
beliau di waktu yang lainnya. Beliau mengencangkan sarungnya (untuk
menjauhi para istri beliau dari berjima’), menghidupkan malam-malam
tersebut dan membangunkan keluarganya.” (HR. Bukhari & Muslim)…

Atau…karena kita terfokus itikaf hanya untuk mencari LAILATUL QADAR di
malam-malam GANJIL saja? berpegang hanya pada satu hadist “Carilah
lailatul qadar di malam ganjil dari 10 malam terakhir di bulan
Ramadhan.” (HR. Bukhari)…

Bukankah hikmah lailatul qadar yang TERSEMBUNYI itu agar terbedakan si
hamba MALAS dari yang lainnya? Yang mau bersungguh-sungguh mencari dan
mendapatkannya?

Kita cari yuuk rahmat Allah…”Carilah lailatul qadar di 10 malam
terakhir, namun jika ditimpa keletihan, maka janganlah dikalahkan pada
9, 7, 5 malam yang tersisa” (HR. Muslim dan Bukhari). Menurut teteh,
mau ganjil atau genap, dengan hanya mengharap ridha Allah ibadah puasa
kita diterima, tetaplah bersungguh-sungguh di 10 malam terakhir…dan
sudah saatnya kita tidak TERTIPU lagi dengan kata HARI LEBARAN…yang
lebih prioritas mempersiapkan belanja oleh-oleh, packing mudik, baju
baru, masak ketupat, dan lain sebagainya yang lebih bersifat
kemenangan LAHIRIAH saja…yang padahal semua itu bisa dipersiapkan atau
DISIASATI jauh sebelum 10 hari terakhir…ah manusia…

Kembali ke laptop…lho!! kok suasana masjid jadi FORMAL ya, banyak
flashlights wartawan dan protokoler dimana-mana? Ooooh…ternyata selama
tarawih tadi terselip salah satu kader andalan PKS, pak
Heryawan…rupanya GUBERNUR Jabar ini udah tertular virus selebrititas
soulmate nya “Dede Macan Yusuf” ya hi hi…

Kalo mau dibandingin dengan U’JE aja, kualitas legal basis pidatonya
sih biasa-biasa aja, malah jadi ajang tanya jawab dan curhat sektor
ekonomi beberapa jamaah…ah, itulah HEBATNYA MASJID, yang tidak harus
berciri KUBAH saja (mana ada masjid dijaman rasulullah pake kubah?
architecture style only man…), namun secara ROHnya adalah harus bisa
menjadi tempat apa saja untuk kebangkitan umat dan kemakmuran bumi
ini…jadi mimbar syiar, sekolah, arena workshop, arisan dan jualan
ibu-ibu berlabel pengajian, taman bermain anak, transit ke kondangan,
rest area bagi yang mudik, atau jadi tempat BOBO BOBO SIANG para
pekerja yang kelelahan, simpati politik…tidak jarang, emperannya
penuh dengan tunawisma dan dhuafa yang BAHAGIA berteduh mengharap
lembar recehan sidqah dan nasi bungkus gratis dari para dermawan…dan
lalu mereka BINGUNG hendak kemana lagi berlindung dan melangkah,
karena terusir oleh KEBIJAKAN penguncian masjid di malam hari oleh
para pengurusnya…duh kasihan sekali mereka…semoga Allah tuntun kaki
dan perut mereka untuk tidak TERDAMPAR dihalaman teras bangunan yang
SALAH dan SESAT ya, amin….

Lho…lho…semua jamaah kok jadi pada rebutan salaman desek-desekan minta
foto bareng pak gubernur…persis seperti JUMPA FANS-nya Indonesia Idols
di mal-mal gitu dech…sekitar 100 meter dari tempat akhwat, kupandangi
saja pemandangan ANEH itu…in my though, those crowded may not be
happened in the mosque supposed to be in silent needs and quiet of the
holy prays…tiba-tiba…

“bu…bu…bu…pipi aku tadi dicubit dan dicium pak Gubernur, trus ditanya
udah beli baju lebaran berapa, belinya dimana, ditanya sekolahku,
kelas berapa umurnya seberapa…baik dech pak Gubernur…aku doooong,
difoto bareng…sama bapak juga loooch…niiiih lihaaaat… bagus
khan???…Pak wartawannya bilang…aku ntar mau ditelepon, terus boleh ke
Gedung Sate ambil fotonya kalo udah jadi”….duuuu putriku itu kalo
udah nyerocos ngomong…sambil terengah-engah karena berlari, dia
menyerahkan sebuah kartu nama tertulis “H.E.Syarifudin, SPd, M.M.Pd,
Kahumas Pemda Jabar” dan memperlihatkan sesuatu di layar handphone
jadul bapaknya…

….terpampanglah foto si mister governor dengan mereka berdua…terlihat
full gigi pepsodent mereka lebaaaaar sekali…??????

iiiih norak banget dech….suamiku dan anakku ternyata juga banci foto!!!!!…kapan lageee…

– teteh –

Iklan

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: