MINTA GANTI IBU

20 10 2008

Tadi subuh putri kecilku sudah bikin ulah, dia menelfon via nomor nanny-nya. Ya, sudah 3 hari ini dia diimport sang nenek untuk dititipkan check in seminggu sekolah alam di bilangan Dago Bandung, semacam outbond gitu lah, berpasangan dengan ortu dan nginep di tenda 3 hari, yang punya sekolah namanya mas Heru, nyambi jadi eselon 4 di PT.KAI, waktu mahasiswa dulu dia cari biaya dengan ngajar privat, salah satu murid fisika-nya ya aku dan Fernita, soulmate sebangku di SMA 3 dulu. Sekarang, Fernita udah jadi dosen di Kimia ITB, sekaligus jadi nyonya Heru mantan guru lesnya . Pusing kan?.

Kembali ke laptop!…setelah aku interview macam-macam tentang aktivitasnya di Bandung, satu pernyataan yang bikin emaknya ini pagi-pagi udah melamun di kantor…

“ Bu, semalam shalat Isya-nya asyik loh dipinggir sungai. Terus kita barengan nyebrang sungai pegangan tali. Abis itu disuruh ustadzah pada telentang dirumput, terus disuruh lihat bintang dilangit, terus disuruh bilang apa aja ke Allah. “
“ Kamu bilang apa ke Allah? ”
” Bilang aku seneng banget, bilangin ke Allah supaya bapa tidak nakal, bilang aku pengen jadi princess Aurora, bilang aku kasihan sama Mang Toha (tukang beca kalo siang sekaligus satpam rumah kalo malem)…terus aku juga MINTA GANTI IBU ke Allah.“ (oh my god !!!! ???????)
“ Memangnya kamu mau ganti ibu dengan siapa? ”
“ Aku mau ganti Ibu Leni dengan Mamah Kiki”
”Siapa Kiki? ”
”Aku kan 4 tahun, kalo Kiki 5 tahun, tapi badannya lebih menang aku, Kiki itu, temenku disekolah hutan sini” (maksud dia sekolah alam)
“ Memangnya kenapa ? ”
“ Mamah Kiki badannya besar kuat sehat, pake kerudung, terus punya coklat banyak di tasnya”
“ Nak, Ibu Leni ini kan badannya besar, kuat dan sehat juga…pake kerudung juga, coklatnya banyak juga”
“ Tapi Mamah Kiki hebat bu…di sekolah ikut terus permainan-permainan berdua Kiki, jago manjat-manjat, jadinya Kiki juara terus deh.”
” Lho, kamu kan ditemani Nini Aki dan Teh Nung ke sekolahnya ”
” Teh Nung mah letoy, Nini malah jerit-jerit terus..awas..awas..awas !! Aki juga gak bisa gendong aku waktu main koboy sapi, jadinya digantiin sama Mamah Kiki deh “
” Bagaimana kalau Ibu hari ini ke Bandung saja ya, nemenin kamu ”
” Ibuuuuuu, gimana sih, ya gak boleh atuuuuuh…. Ibu kan harus sekolah kerja di rawamangun, gak boleh bolos, nanti dimarahi pak Direktur, terus gak dapat amplop coklat untuk bayar sekolahku ” (persis banget dengan apa yang sering Teteh katakan jika dia rewel saat dipamiti ke kantor)
” Terus, kamu ingin ibu bagaimana ? ”
” Gini aja, sekarang kan IBUNYA AKU Mamahnya Kiki dulu aja deh. Nanti kalo jumat, Ibu kan ke Bandung, aku GANTI LAGI ibunya jadi Ibu Leni, gitu ya bu ”

Oh, Im speechless !!!….pelan terdengar bisikan halus lembut merelung kalbu…”jangan terperdaya, berjuanglah kembali pada fitrahmu…”

– Teteh –
yang masih terlamun-lamun

Iklan

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: